Tanam Seribu Bakau

Oleh: on Jun 12, 2012 | 1 Komentar

Dalam rangka menyambut Hari Bumi, Ikatan Mahasiswa Geografi (IMAHAGI) Regional 3 menggelar penanaman bakau di Desa Brebeg, Jeruk legi, Cilacap. Dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Geografi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) sebagai unit pelaksana teknis.

Ada seribu bibit tanaman bakau, ditambah 500 bibit tanaman pancang (sejenis mangrove) yang ditanam, pada Minggu (22/4). “Ini adalah bagian dari bentuk pemberdayaan masyarakat. Karena dengan adanya hutan bakau ini dapat bermanfaat bagi ekosistem lingkungan dan masyarakat,” ujar Catur Pamungkas, Koordinator Lapangan acara penanaman bakau yang bertajuk “Satu Hati Hijaukan Bumi”.

Desa Brebeg, yang di balik bukitnya terletak Laut Segara Anakan, merupakan desa yang penduduknya fokus pada budidaya tambak. Berdasarkan rekomendasi Dinas Perikanan dan Kelautan Cilacap, desa ini dipilih karena dianggap menjadi tempat yang belum pernah dijamah aktifitas kemahasiswaan.

“Pada dasarnya di sana sudah ada tanaman bakau, tapi belum direklamasi atau perapatan kembali,” ujar Catur yang juga Ketua HMPS Geografi. Menurutnya tanaman bakau amat bermanfaat sebagai tempat berlindungnya ikan-ikan. Selain itu, bisa untuk meminimalisir abrasi, dan akarnya pun dapat menyerap timbal-timbal yang mencemari lingkungan. Bahkan kayunya pun dapat dimanfaatkan sebagai kayu bakar.

Mereka pun menggandeng Pihak Perhutani Banyumas Barat untuk menyuplai bibit, serta kelompok masyarakat Jalabari. “Kelompok masyarakat ini lebih banyak mengurusi pertambakan. Mereka juga yang siap untuk menggerakkan masyarakat untuk melakukan penanaman bersama,”.

Alhasil tak hanya lebih dari seratus mahasiswa yang turun ke medan, namun juga puluhan warga masyarakat. Tak ketinggalan pula, puluhan anak sekolah dasar, sebagai upaya penanaman cinta lingkungan sejak dini.

Selain penanaman, mereka pun telah menyiapkan pula proses tindak lanjut agar program ini tak terbengkalai. “Setelah penanaman, kita kerjasama juga dengan LPPM, yang nantinya akan melakukan pemantauan dan observasi ke depan,” kata Catur, mahasiswa Geografi UMP angkatan 2010. (Ade) Sumber : SATELIT POST , 23 April 2012

1 Komentar

  1. AWAL WIBOWO says:

    Geography qt pazti bisa!!!

Komentari

Advertisement

Update Via Email

Anda dapat berlangganan konten berita terbaru dari website IMAHAGI melalui email.

Follow di Twitter Ikuti Group IMAHAGI Berlangganan via RSS

Direktori

  • Berita Terkini